Tampilkan postingan dengan label Hiburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hiburan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 Maret 2016

Ada yang Janggal dengan SS Percakapan SMS antara Intan (mahasiswi) dengan Bahrul Fuad (Dosen)

Sepintas memang tidak ada yang aneh, tapi jika kamu teliti ada beberapa hal yang membingungkan.
Percakapan melalui sms yang dibuka olah Intan untuk dosennya terlihat pada tanggal 22 Maret Pukul 8.35 PM. Artinya selasa malam dan membuat Intan menyapa dengan, "Selamat malam, Pak Fuad.".
Lalu kejanggalan mulai terlihat pada sms balasan dari Bahrul Fuad untuk Intan. Bp. Fuad membalas dengan, "Selamat malam Intan..." pada pagi hari pukul 05.55. Apakah Dosen universitas ternama di Jakarta ini terburu-buru hingga salah ketik atau memang disengaja untuk membalas ucapan selamat malam dari Intan?
Kejanggalan yang kedua adalah pada posisi pemisah tanggal. Kita sama-sama tahu bahwa HP yang digunakan untuk men-SS isi percakapan sms itu adalah jenis smartphone melihat fasilitas SS dan tampilannya. Smartphone yang terhubung ke jaringan data akan tersingkron dengan berbagai hal termasuk waktu. Bahkan jika tidak terkoneksipun, smartphone akan menyesuaikan dengan waktu semestinya. Pada gambar SS tersebut terlihat keterangan tanggal sms dimulai pada sms ketiga,yaitu sms balasan dari Intan pada pukul 08.02 AM. Seharusnya keterangan tanggal sudah terkihat diawal sms kedua, yaitu sms dari dosen Bp. Fuad jam 05.55.
Misteri kebenaran isi percakapan ini masih menjadi misteri. Kemungkinan selalu ada. Bisa jadi sebuah kebenaran bisa juga sebuah rekayasa gambar.Tapi rekayasa atau bukan, yang dilakukan Bp. Fuad memberikan renungan bagi kita semua. Sudahkan kita bersikap dengan semestinya, apakah bahasa yang kita gunakan tidak menyakiti orang lain, benarkah yang kita lakukan selama ini.
Read more

Media Sosial Dihebohkan oleh Isi SMS Seorang Mahasiswi kepada Seorang Dosen

Baru-baru ini medsos dihebohkan dengan screenshoot percakapan sms antara dosen dengan mahasiswi di salah satu universitas di Jakarta. Sebuah akun facebook bernama Bahrul Fuad memposting gambar hasil screenshoot percakapan sms dirinya dengan seorang mahasiswi bernama Intan.
Berdasarkan foto yang di posting, terlihat percakapan dimulai oleh Intan dengan bahasa yang cukup manis dan sopan. SMS itu dikirim pukul 8.30 malam. Mahasiswi itu berkata, "Selamat malam, Pak Fuad. Saya Intan mahasiswi Komunikasi FISIP, teman Fian. Besok bapak free nggak jam 11? Mau ngobrol-ngobrol pak." Entah dosen itu sibuk atau sudah istirahat, Bahrul Fuad baru sempat dibalasnya pukul 05.55 pagi. Isi balasannya, "Selamat malam Intan, maaf hari ini saya gak di kantor, bagaimana kalo hari Kamis?". Membingungkan memang, kenapa sms yang dikirim pukul 05.55 pagi berisi, "Selamat malam Intan...". Tapi bukan itu yang membuat media sosial tercengang melainkan sms balasan dari Intan setelahnya. Intan membalas pada jam 8.02 pagi, "Boleh pak, kamis saya hanya bisa jam 10.30-11.00 dan 13.30-14.00. Bapak bisa jam berapa?". Lama tidak ada balasan dari sang dosen, Intan mengirim lagi sms. "Pak bagaimana besok ?", sebuah sms lanjutan yang menunjukan bahwa dia tidak menyadari telah melakukan kesalahan.
picture from http://www.kaskus.co.id
Seorang mahasiswa/i seharusnya bersikap layaknya kaum terpelajar. Baik dari sikap, ucapan dan cara berbahasa harus memiliki etika, apalagi terhadap seseorang yang selayaknya dia hormati. Urusan siapa yang dibayar dan siapa yang membayar itu tidak bisa dijadikan alasan untuk mengurangi rasa hormat anda kepada dosen anda. Semua orang memiliki peran dan kapasitas masing-masing. Dosen mendapatkan uang untuk menafkahi keluarganya dan mahasiswa/i mendapatkan pendidikan untuk bekal kehidupannya.
Saya harap kejadian seperti ini tidak dianggap sebagai suatu kewajaran yang dibiarkan berlalu begitu saja.

Lihat gambar asli hasil SS percakapan Intan kepada dosennya, ada yang janggal...
Read more

Selasa, 22 Maret 2016

Tiga Cara Agar Koleksi Film Kita tidak Berantakan

Siapa yang tidak pernah nonton film di komputer/ laptop? Semua orang pernah melakukannya. Film-film yang kita tonton sebagian besar kita simpan dalam disk kita sebagai koleksi dan sewaktu-waktu bisa kita tonton lagi. Setiap film akan menyimpan minimal dua file, yaitu file video dan file subtitle. Kecuali film-film lokal dan mereka yang jago bahasa asing, tidak membutuhkan subtitle. Menyimpan dua file untuk satu film terkadang membuat arsip film-film kita berantakan. Solusinya ada tiga, yaitu menyamakan nama file video dengan subtitlenya, jadi kita tinggal urutkan berkas sesuai nama, maka video dengan subtitle akan berdampingan. Kedua, yaitu menyimpan kedua file dalam satu folder. Ketiga, menggabungkan file video dengan subtitlenya sehingga menjadi satu file. Penjelasan cara ketiga bisa BACA DISINI. 

Read more

Cara Gabungkan Video dengan Subtitle

Menggabungkan Video dengan subtitle bisa dilakukan dengan software dan tanpa software. Kali ini Caramahaku akan menunjukan cara yang paling mudah, praktis, dan ga pake ribet. Cara ini adalah dengan menggunakan software Mkvmerge GUI 4. Kalian yang belum menginstal aplikasi ini silahkan download dan instal dulu. Jika kalian ingin membaca dulu caranya juga tak masalah. Langsung saja simak penjelasannya.

Buka aplikasi Mkvmerge GUI 4 di PC kalian.
Klik add pada menu Input, cari file video dan subtitlenya lalu klik Open.

Perhatikan pada jendela track, chapters an tags, jika terdapat file subtitle lain selain subtitle yang kita masukan, hapus centang sebelah kirinya.Jika tidak, biarkan saja.

Terakhir, tinggal klik Start Muxing dan tunggu prosesnya sampai


Selesai.

Mudah bukan? kali ini kalian tidak perlu repot-repot membuat folder untuk masing-masing film. Videonya sudah terpasang subtitle secara permanen.
Terimakasih sudah membaca artikel Caramahaku.
Read more

Jumat, 15 Januari 2016

LUAR BIASA, SIAPA LAGI KALAU BUKAN TUHAN YANG BISA BEGINI

LUAR BIASA, SIAPA LAGI KALAU BUKAN TUHAN YANG BISA BEGINI


Saya bukan termasuk orang yang taat ibadah, tapi Alloh telah menyelamatkanku dua kali. Pertama melalui hijan. Saya sedang dalam perjalanan pulang kampung dihati itu. Pagi, dini hari, ketika orang-orang belum membuka jendela kamarnya. bahkan lampu lampu ruang tenagn mereka masih padam. perjalanan saat itu saya ditemani gerimis. Keadaan hati saya memang sedang gundah. Itu juga yang menjadi salah satu alasan saya pulang ke rumah. hari itu.   Gerimis ini menjadi kambing hitam kekesalan saya. Udara pagi saja sudah cukup membuat tubuh saya gemetar, di tambah dengan gerimis. Lengkap sudah deritaku saat itu. 

Gerimis yang membantu tubuh saya kedinginan tiba-tiba menjadi hujan deras. Tak sempat saya berhenti dan menggunakan jas hujan, Langit seolah sangat membenci saya. Begitu deras hujan yang dia berikan. Akhirnya terpaksa saya berteduh di gubuk seadanya di pinggir jalan. Saya duduk dan mulai merasakan sesuatu. apalagi kalau bukan marah. Saya begitu marah saat itu. kalian tahu kepada siapa saya marah? kalian pasti tahu. Ya, saya marah kepada tuhan. Siapa lagi kalau bukan tuhan yang melakukan ini. Rasa sakit hati karena pekerjaan, udara dingin di pagi hari, hujan lebat secara tiba-tiba. Hanya Tuhan yang bisa membuat saya mengalami ini.

Hujan lebat yang menghambat perjalanan saya berhenti setelah beberapa menit. Mungkin sekitar sepuluh menit. Saya semakin kesal dengan Tuhan. Saya merasa dipermainkan. Hujan itu kembali menjadi gerimis seperti saya mengawali perjalanan. Gerimis itu amat kecil, jaket dan sepatu saya cukup untuk melindungi saya. Kemudian saya putuskan melanjutkan perjalanan. Saya mulai menambah tarikan gas disepeda motor saya. Saya tidak begitu kawatir dengan kecepatan saya karena jalanan lurus, agak menurun dan masih sepi. Saya merasa sangat tenang karena menjadi satu-satunya pengguna jalan itu.

Rasa tenang berubah dalam sekejap. Saya kesulitan mengendalikan kecepatan sepeda motor saya. Rem yang saya injak justru membuat ban belakan saya selip. Stang sepeda motor saya adalah satu-satunya harapan saya untuk menyeimbangkan sepeda motor saya. Sepeda motor saya belum bisa dikendalikan, saya sudah disongsong oleh tikungan dan disusul penyebrangan rel kereta. Ban depan saya mengingjak rel pertama dan "sttt...broook" saya tergelincir dan jatuh tepat ditengah-tengah rel. Mesin sepeda motor saya langsung mati. tidak ada warga yang memnghampiri saya karena mungkin karna masih sangat pagi. Saya segera bangun dan mencoba menyalakan mesin namun tidak berhasil. Tombol Stater saya pencet-pencet namun hanya menimbulkan bunyi awal mesin saja, tetapi mesin tidak hidup. Saya gunakan Kik Starter berkali-kali juga tidak hidup. Saya mulai panik karena saya berada di tengah-tengah rel. Saya putuskan untuk mendorong sepeda motor saya ke luar rel.  Begitu mesin motor saya hidup, saya langsung lanjutkan perjalanan. Saya tidak terluka tapi saya masih syok. bagai manatidak saya jatuh tepat ditengah-tengah rel dan tidak ada warga satupun yang menolong.

Kali ini saya menjalankan sepeda motor saya lebih hati-hati. Kemudian saya teringat sesuatu. Saya baru ingat kalau ketika saya berteduh tadi saya mendengar suara kereta lewat dibelakang gubuk tempat saya berteduh. Saya tidak tahu jadinya keadaan saya jika saya jatuh di rel beberapa menit lebih cepat. Mungkin jika saya terjatuh beberapa menit lebih cepat, saya sudah terlindas kereta itu. Namun hijan telah menahan saya hingga kereta melewati perlintasan. Saya malu terhadap tuhan. sebelumnya saya marah-marah karena Dia turunkan begitu banyak cobaa. Namun kali ini saya menyadari bahwa ada maksud dibalik cobaan tuhan. Malalui hujan Dia melindungi saya. 


Read more