Senin, 21 Maret 2016

CARA MENULIS ANGKA YANG BENAR PADA SKRIPSI


1. Angka dengan satu digit
Penulisan angka yang terdiri dari satu digit ditulis dengan kata-kata.

Contoh :

 2. Angka lebih dari dua digit
Angka lebih dari dua digit ditulis dengan angka romawi.

Contoh :

3. Angka tidak ditulis di awal kalima
Penulisan kalimat tidak boleh dimulai dengan angka. Penulis bisa merubah redaksi kalimat atau juga bisa menuliskan dalam bentuk kata-kata.
Contoh : 

4. Angka menunjukan nilai, ukuran, nomor dan simbol
Ketentuan satu, dua dan tiga di atas tidak berlaku pada penulisan nilai, ukuran, nomor dan simbol matematika, kimia, fisika, statistika dan lainnya. Penuliasan simbol disesuaikan dengan aturan yang berlaku pada bidang yang masing-masing.

Contoh:



Read more

CARA MEMBUAT NOMOR HALAMAN DENGAN FORMAT DAN POSISI YANG BERBEDA

Karya tulis dinilai baik tidak hanya dilihat dari bahasa dan tanda bacanya saja, tetapi juga ukuran margin, Line Spacing, Page Number, dll. Penulisan Page Number yang baik itu memadukan antara nomor halaman dengan angka romawi dan angka arab.

Kali ini saya akan menjelaskan cara membuat nomor halaman dengan format dan posisi yang berbeda. Langsung saja, silahkan simak langkah-langkah dibawah ini.

1. Buka dokumen sobat lalu tambahkan Page Number pada dokumen sobat dengan format i, ii, iii,... Caranya : Insert > Page Number > Buttom of Page  > Format Page Numbers (pilih format nomor yang dibutuhkan).

2. Tempatkan kursor di awal halaman yang nomor halamannya ingin berbeda. Misalnya pada dimulai pada halaman ketiga. Klik Layout/Page layout > Breaks > Next Page. Teks pada halaman tersebut akan pindah ke halaman selanjutnya. Abaikan saja.

3. Klik 2x pada Nomor halaman yang akan dirubah. Klik Link to Previous pada menu Design agar tidak mempengaruhi Page Number halaman sebelumnya. Hapus nomor pada halaman yang akan dirubah. Jika halaman sebelumnya tidak ikut terhapus berarti langkah-langkah sobat sudah sesuai.

4. Tambahkan Page Number dan format baru yang sobat inginkan. Sobat bisa langsung atur dari menu Design > Page Number > Top of Page agar posisi nomor halaman berada di kanan atas. Gunakan format 1,2,3, ... dan ketik "1" pada Start at untuk memulai halaman tersebut dari nomor 1. Jika pada halaman sebelumnya yang menggunakan angka romawi juga muncul nomor halaman baru, hapus saja nomor halaman itu.

5. Tempatkan kursor di samping halaman 1 dengan cara klik 2x. Kemudian ceklis Different First Page pada menu Desain. Maka halaman 1 akan menghilang.

6. Kembalikan halaman 1 dengan tambahkan Page Namber baru dengan posisi Button of Page. Dokumen sobat sudah memiliki nomor halaman dengan posisi yang berbeda.

7. Jika pada halaman selanjutnya mengharuskan nomor halaman yang berbeda lagi, misalnya menemui BAB baru, maka sobat tinggal ulangi langkah 2 diatas. Biasanya sudah secara otomatis posisi nomor halaman dibuat berbeda. sobat tinggal sesuaikan saja nomor halaman dimulai dari angka berapa. Jangan lupa pastikan fungsi Link to Previous tetap mati agar setiap perubahan yang sobat buat tidak berlaku pada halaman sebelumnya.

Cukup sekian informasi yang bisa saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat. bila ada pertanyaan silahkan tulis pada komol komentar di bawah. Terimakasih.
Read more

CARA MENULIS DAFTAR PUSTAKA YANG BAIK DAN BENAR

Ada dua sistem penulisan daftar pustaka yang umum digunakan di Indonesia. Kedua sistem itu adalah sistem penulisan Harvard dan APA. Perbedaan keduanya terdapat pada tanda baca, inisial nama, pencetakan, simbol dan baris kedua. Sedangkan untuk susunannya adalah sama, yaitu nama penulis, tahun penerbitan, judul sumber, kota dan penerbit.

1.     Nama penulis
Nama penulis ditulis dimulai dari nama belakang terlebih dahulu kemudian disusul nama depannya. Nama depannya tidak ditulis lengkap, melainkan hanya inisialnya saja. Jika nama penulis hanya terdiri dari satu kata maka ditulis apa adanya. Jika penulis terdiri dari dua orang maka menggunakan kata hubung “dan” untuk sistem harvard dan menggunakan simbol “&” untuk sistem APA. Jika penulis terdiri dari tiga orang maka penulis pertama dan kedua dipisahkan dengan koma dan penulis kedua dengan ketiga dipisahkan dengan kata hubung “dan” atau simbol “&”. Jika penulis lebih dari tiga orang maka hanya ditulis penulis pertama diikuti “dkk.”
Contoh :
Penulis : Sugiyono
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif…

Penulis : Ahmad Rohani
Rohani, Ahmad. (1997). Media Instruksional…

Penulis:Henry Guntur Tarigan

Penulis : Erna Suwaningsih dan Tiurlina
Suwangsih, E. dan Tiurlina. (2010) Model Pembelajaran…. (harvard)
Suwangsih, E. dan Tiurlina. (2010). Model Pembelajaran…. (APA)

Penulis : Dedi Kurniawan, Helmi Herdiansyah, Indra Feriana Ridwan
Kurniawan, D., Herdiansyah, H., dan Ridwan, F.R. (2015) Pembelajaran…. (Harvard)
Kurniawan, D., Herdiansyah, H., dan Ridwan, F.R. (2015). Pembelajaran…. (APA)


Penulis : Dedi Kurniawan, Helmi herdiansyah, Indra Feriana Ridwan, Isbadi Mulya
Kurniawan, D., dkk. (2015) Media Pembelajaran berbasis komik digital… (Harvard)
Kurniawan, D., dkk. (2015). Media Pembelajaran berbasis komik digital… (APA)

2.     Tahun Terbit
Penulisan Tahun dengan menggunakan angka arab di dalam tanda kurung. Setelah tanda kurung tidak diikuti tanda titik untuk sistem Harvard, namun untuk sistem APA menggunakan tanda titik.

Contoh :
Suwangsih, E. dan Tiurlina. (2010) Model Pembelajaran…. (harvard)
Suwangsih, E. dan Tiurlina. (2010). Model Pembelajaran…. (APA)

3.     Judul Sumber
Judul sumber dicetak miring atau digaris bawah. Penulisan menggunakan huruf kapital pada huruf awal kata  kecuali kata hubung. Kemudian diakhiri tanda titik. Sumber yang berasal dari Artikel jurnal, Skripsi, Tesis dan Disertasi, publikasi lembaga pemerintah, Internet, dll, penulisannya memiliki tatacara tersendiri.
Silahkan baca :
Cara penulisan pustaka selain dari buku.

Contoh :
Jamaris, M. 2013. Orientasi Baru dalam Psikologi Pendidikan. Bogor: Ghalia…

4.     Kota dan penerbit
Nama kota ditulis huruf kapital pada huruf pertama. Setelah nama kota ditulis tanda titik dua kemudian diikuti nama penerbit.
Contoh :
Jamaris, Martini. 2013. Orientasi Baru dalam Psikologi Pendidikan. Bogor: Ghalia Indonesia.

Daftar pustaka disusun secara alfabetis. Penulisan baris kedua daftar pustaka pada sistem harvard dapat ditulis sejajar seperti pada baris pertama. Namun, pada sistem APA, baris kedua ditulis menjorok lima pukulan.
Contoh :
Ruseffendi, H.E.T. (2006) Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pelajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito. (….Harvard)
Ruseffendi, H.E.T. (2006). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pelajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito. (…APA)

Demikian informasi yang bisa saya sampaikan, smeoga bermanfaat. Jangan lupa Like, Share, dan Comment. 
Read more

Jumat, 12 Februari 2016

Cara Membuat Folder Rahasia dengan Pasword

Laptop atau komputer adalah barang pribadi. Tempat menyimpan data-data pribadi  kita. Meskipun barang pribadi, penggunaannya bisa oleh siapa saja. Keluarga, teman atau rekan kerja bisa sewaktu-waktu meminjamnya. Membiarkan orang lain menggunakan Laptop/PC kita berarti membiarkan orang lain dekat dengan data pribadi kita. Baik disengaja atau tidak, orang lain bisa menemukan data pribadi kita. Maka dari itu perlu dilakukan tindakan pencegahan. Caranya dengan memproteksi data-data pribadi kita. Salah satunya, dengan menyimpan seluruh data pribadi kita kedalam folder yang kita kunci menggunakan pasword.

Cara membuat folder rahasia dengan paswordnya adalah sebagai berikut.
1. Copy-paste Script ke dalam notepad. SCRIPT LOCKER
2. Ganti kata tulispasword dengan pasword yang kamu inginkan.
3. Simpan dengan nama yang diikuti ".bat". Misalnya "mekey.bat". Kemudian keluarkan notepad.


4. Buka (klik 2x) file yang berextensi .bat yang disimpan tadi, maka akan muncul folder "locker".
5. Masukan semua data yang ingin anda rahasiakan ke dalam folder "loker".
6. Kembali dan buka file .bat tadi. Klik Y untuk mengunci dan N untuk membatalkan, folder "locker" akan hilang.

8. Munculkan kembali folder "locker" dengan membuka file .bat dan memasukan pasword yang anda buat.


Cara diatas masih memiliki kelemahan, yaitu pada file .bat. jika pada file itu di klik kanan dan edit, maka akan tampil script yang tertera pasword yang kita gunakan. Cara yang lebih ampuh adalah dengan menggunakan winrar sebagai penyimpan file rahasia kita. Silahkan baca cara membuat file RAR dengan Pasword.

Cara diatas masih bisa dimaksimalkan dengan cara menyembunyikan file .bat tersebut. Silahkan baca cara menyembunyikan file apapun di laptop/komputer.
Read more

Kamis, 11 Februari 2016

Cara membuat file ISO dengan Power ISO

File ISO itu ibarat wadah penyimpanan. Menyimpan berbagai file dalam satu file berekstensi ISO. Tujuannya adalah untuk kepentingan backup atau juga untuk menyimpan berbagai file intalan suatu aplikasi. Ada banyak aplikasi yang dapat membuat file ISO, diantaranya adalah Power ISO, Daemon, dan Ultra ISO. Diantara ketiga aplikasi tersebut, Power ISO adalah aplikasi yang paling mudah digunakan. Berikut ini merupakan  cara membuat file ISO menggunakan Power ISO.
1. Download aplikasi Power ISO. Usahakan anda mendownload aplikasi yang sudah disertai Crack atau Path-nya.
2. Instal Aplikasi serta tempatkan Crack atau Pathnya. Kemudian buka aplikasinya.
3. Klik Copy pada toolbar Power ISO. Pilih "Make CD/DVD/Blu-Ray Disk Image File...", maka akan muncul jendela baru.
4. Pada opsi "Source drive", pilih lokasi file yang akan dibuat file image(ISO)-nya.
5. Pada opsi "Destination File" pilih jenis ".iso file".
6. Klik gambar file manager yang ada di sebelah kanan kolom putih. Tentukan lokasi dan nama file yang akan anda buat, misal "Windows 7 Ultimate". Klik Save.
7. Terakhir klik OK. Tunggu hingga proses selesai.



#Semoga bermanfaat...
Read more

Cara Menjadikan Flashdisk Sebagai Instaler Sistem Windows 7/8/10/Vista

Netbook semakin populer dikalangan mahasiswa, guru atau dosen. Ukurannya yang kecil (10"-12") dan daya tahan baterai yang relatif lebih lama dari notebook/laptop, menjadi alasan utama user memilih netbook untuk mengerjakan tugas-tugasnya. Ukuran netbook yang kecil memberikan konsekuensi absennya CD/DVD rom pada komputer portable ini. Hal ini membuat user kesulitan ketika akan menginstal ulang sistem windows atau mengistal driver bawaan netbook, karena instaler /bootable sistem winsows paling banyak menggunakan DVD. Ada dua cara untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu dengan menggunakan CD/DVD ROM External atau dengan instaler sistem windows dengan Flashdisk/USD. 

Cara Menjadikan Flashdisk Sebagai Instaler Sistem Windows 7/8/10/Vista adalah sebagai berikut :   
1. Download aplikasi Rufus v1.1.3. Jika ada versi terbaru, boleh saja digunakan.
2. Buka Rufus v1.1.3 yang sudah di download
3. Pilih USB drive/Flashdisk yang akan dijadikan Instaler pada opsi “Device”.
4. Bagian “Capacity” akan menunjukan kapasitas Flashdisk anda akan ditampilkan. Pastikan besar kapasitas Flashdisk anda 4 GB keatas.
5. Pada opsi “File System”, pilih default saja (Fat32).
6. Pada opsi “Cluster size” pilih default juga (8192 bytes – Default).
7. Tuliskan nama instaler anda pada bagian “New volume label”. Misalnya Windows 7 Ultimate, Windows 10 Pro, atau apa saja.
8. Pada bagian “Format Options” :
    - Hilangkan tanda centang pada “Check device for bad blocks”.
    - Tandai centang pada “Quick Format”.
   - Tandai centang pada “Create a bootable disk using”, pilih Iso Image, klik gambar DVD drive untuk browse / memilih file ISO.
    - Hilangkan tanda centang “Create extended label and icon files”
9. Terakhir, klik “Start” untuk memulai proses. 
Proses mungkin memakan waktu antara 10-20 menitan, tergantung besar file image windows dan kondisi Flashdisk anda.

#semoga bermanfaat...

Read more

Sabtu, 30 Januari 2016

Populasi Penelitian kata dedi kurniawan

Populasi adalah himpunan semua individu yang memiliki karakteristik tertentu. Populasi dalam penelitian memiliki pengertian yaitu kumpulan individu yang memiliki karakteristik yang dibutuhkan dalam penelitian. Individu di sini bukan hanya orang atau makhluk hidup saja. Benda mati, sifat-sifat dan karakteristik juga bisa dikelompokan sehingga menjadi sebuah populasi. Satu orang pun bisa digunakan sebagai populasi karena satu orang memiliki banyak karakteristik.

Beberapa pengertian populasi menurut para ahli:

1. Sugiyono (2008)

Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri atas subyek atau objek  yang memiliki karakter & kualitas tertentu yang ditetapkan oleh seorang peneliti untuk dipelajari yang kemudian ditarik sebuah kesimpulan.

2. Suharsimi Arikunto

Populasi diartikan sebagai keseluruhan dari subjek atau objek penelitian. Jika seorang peneliti ingin meneliti semua elemen yang ada didalam wilayah penelitiannya, maka penelitiannya  itu merupakan penelitian populasi.

3. Margono (2004)
Populasi merupakan seluruh data yang menjadi pusat perhatian seorang peneliti dalam ruang lingkup & waktu yang telah ditentukan. Populasi berkaitan dengan data-data. Jika setiap manusia memberikan suatu data, maka ukuran atau banyaknya populasi akan sama dengan banyaknya manusia. 
Read more